Galeri Video
Kontak Kami
    Yayasan Pendidikan
    Salman Al Farisi Bandung
    Jl. Tubagus Ismail VIII
    Tlp. 022-2505584 Fax. 022-2514919
    [email protected]
Agenda Kegiatan
18 October 2018
M
S
S
R
K
J
S
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Statistik

Total Hits : 1271542
Pengunjung : 241364
Hari ini : 20
Hits hari ini : 38
IP : 54.166.130.157
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Mari Siapkan Generasi Cerdas Dengan Memberikan Pembelajaran Teknologi Informasi

Tanggal : 27-08-2018 07:25, dibaca 38 kali.

Mari Siapkan Generasi Cerdas Dengan Memberikan

Pembelajaran Teknologi Informasi (Information Technology)

Dan Ilmu Komputer (Computer Science) Kepada Siswa Siswi Indonesia

             Saat ini baik di Indonesia maupun di negara-negara lainnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sudah semakin merambah ke berbagai bidang. Teknologi sudah masuk ke berbagai sektor kehidupan, tidak dapat dipungkiri setiap hari kita bersentuhan dengan berbagai perangkat teknologi informasi. Penggunaan komputer, smartphone, berbagai aplikasi, dan website sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat apalagi di daerah perkotaan. Setiap hari masyarakat dimudahkan dengan adanya teknologi ini.

            Kemajuan ini tentunya juga berdampak pada berkembangnya berbagai usaha di bidang teknologi informasi, mulai dari yang berkaitan dengan perangkat keras (hardware) sampai dengan pengembangan berbagai jenis aplikasi (software) baik yang berbentuk aplikasi desktop maupun berbasis web. Hal ini memunculkan lapangan kerja baru yang memiliki prospek cerah dan akan terus berkembang. Sehingga sumber daya manusia yang memiliki keahlian di bidang teknologi informasi dan ilmu komputer tentu diperlukan.

            Berbanding terbalik dengan kondisi tersebut saat ini muncul pertanyaan, apakah Indonesia sudah menyiapkan generasi yang siap dengan keahlian di bidang Information Technology dan Computer Science? sehingga Indonesia juga dapat bersaing sebagai pencipta (developer) bukan hanya sebagai pengguna (user). Apakah siswa dan siswi di Indonesia sudah diberikan kesempatan dan fasilitas untuk dapat belajar dan memahami Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Ilmu Komputer dengan baik? Apalagi dengan dihapuskannya mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi dari struktur kurikulum dan tidak lagi menjadi mata pelajaran di sekolah mulai dari SD, SMP, SMA dan SMK.

            Di era serba digital, terkomputerisasi, dan serba terprogram ini pembelajaran Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer tentunya sangat penting. Dengan mempelajari Teknologi Informasi siswa dapat belajar untuk memiliki kemampuan dalam memilih penggunaan hardware dan software yang tepat.

Dimasa ini secara sekilas anak-anak dapat dipandang sudah tidak asing lagi dengan teknologi, sudah sering melihat komputer atau menggunakan gadget, namun belum tentu mereka dapat menggunakan perangkat tersebut sesuai dengan fungsinya, menggunakan software dengan baik sehingga dapat menghasilkan dokumen atau karya digital, berfikir logis dan terstruktur, serta memahami bagaimana komputer dapat bekerja. Dan yang juga penting adalah apakah mereka memahami dengan baik etika dalam menggunakan dan mengembangkan teknologi komputer sehingga mereka dapat terhindar dari dampak negatif yang ada.

Teknologi bukan hanya sekedar perangkat yang dipakai begitu saja atas dasar disukai dan dapat dipelajari secara otodidak tetapi juga harus menjadi perangkat yang dapat digunakan sebagai alat untuk menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Disinilah pentingnya anak-anak diberikan materi Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer.

            Ketika Teknologi Informasi dan Komunikasi berkonsentrasi pada pembelajaran tentang cara menggunakan perangkat teknologi dalam hal ini komputer, ilmu komputer mengarah pada pembelajaran mengenai bagaimana perangkat ini dirancang serta bagaimana perangkat tersebut dapat bekerja. Dalam ranah ilmu komputer siswa akan belajar mengenai alasan-alasan logis, berfikir secara algoritmik, mendesain dan membuat suatu penyelesaian masalah secara terstruktur. Tidak hanya itu pembelajaran juga dapat mencakup materi desain dan implementasi software, pengembangan solusi pemecahan masalah dalam penggunaan komputer, serta inovasi baru dalam penggunaan komputer.

            Bisa dikatakan Ilmu Komputer adalah suatu studi tentang komputer dan proses algorimik, termasuk prinsip-prinsipnya, rancangan perangkat keras dan perangkat lunaknya, pengaplikasiannya serta dampak-dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. Dalam kegiatan pembelajaran siswa dapat mengetahui bagaimana suatu komputer dapat memproses instruksi atau perintah, mempelajari bagaimana komputer dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya, cara kerja internet, merancang algoritma untuk membuat suatu program, serta pengalaman belajar lainnya yang dapat dilakukan dengan cara diskusi atau simulasi tanpa harus menggunakan komputer.

            Dunia pendidikan Indonesia sepatutnya sudah dapat melihat kebutuhan akan pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Ilmu Komputer sebagai sesuatu hal yang penting. Dengan memperlajari Teknologi Informasi siswa disiapkan menjadi generasi yang dapat menggunakan teknologi dengan baik dan tepat guna, artinya memiliki kemampuan keterampilan mengoperasikan perangkat komputer dengan baik, menggunakan berbagai jenis aplikasi, membuat karya-karya digital yang berkualitas. Sedangkan melalui pembelajaran Ilmu Komputer siswa disiapkan untuk menjadi ahli-ahli dan ilmuwan dibidang teknologi komputer, sejak dini anak Indonesia diarahkan untuk tertarik menjadi perancang, pengembang perangkat komputer baik hardware maupun software hal ini tentunya lebih baik daripada sekedar menjadi pengguna saja. Selain itu dua ranah ilmu tersebut juga mengajarkan sisi etika dan tanggungjawab dalam menggunakan teknologi, mempelajari dampak teknologi terhadap individu dan sosial yang dapat mendatangkan perubahan budaya dan aktifitas manusia, hal ini tentunya sangat penting agar penggunaan dan pengembangan teknologi komputer tetap berjalan sesuai dalam koridornya.

            Sehingga materi pembelajaran Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer dapat diajarkan secara selaras dan sesuai kebutuhan untuk menciptakan sumber daya manusia yang cerdas teknologi dimasa yang akan datang.



Pengirim : Syilvia Soviani, S.Pd.
Kembali ke Atas

ARTIKEL LAINYA:
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas