Galeri Video
Kontak Kami
    Yayasan Pendidikan
    Salman Al Farisi Bandung
    Jl. Tubagus Ismail VIII
    Tlp. 022-2505584 Fax. 022-2514919
    [email protected]
Agenda Kegiatan
21 May 2018
M
S
S
R
K
J
S
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
Statistik

Total Hits : 1131663
Pengunjung : 217506
Hari ini : 36
Hits hari ini : 125
IP : 54.80.81.223
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Great Teachers Better Life

Tanggal : 05-12-2014 16:04, dibaca 918 kali.

"Semakin Banyak Guru-Guru Hebat, Insya Allah Kehidupan Akan Lebih Baik Lagi"


Saya dan Anda mungkin setuju bahwa guru adalah profesi yang unik. Hampir semua dimensi kemampuan harus melekat pada guru. Seorang guru harus mampu menggunakan otak kiri dan kanan secara proporsional, persis seperti ‘holistic brain’. Pantaslah seorang pakar pendidikan Munif Chatib, menyebut profesi guru sebagai seniman tingkat tinggi. Dalam kamus Wikipedia kata seniman berarti istilah subyektif yang merujuk kepada seseorang yang kreatif, atau inovatif, atau mahir dalam bidang seni. Seorang guru juga harus mampu menjadi penghibur bagi semua anak didiknya, karena salah satu indikator keberhasilan belajar di kelas adalah Gembira dan Menyenangkan. Sudahkah kita mampu menjadi guru yang menghibur ?

Saya termenung sejenak, berpikir dan menginstropeksi diri sendiri. Bertanya pada diri apakah sudah menjadi guru yang disukai anak didik? Kehadirannya sangat dirindukan dan menentramkan hati para anak didik. Seorang guru yang tangguh akan menyinari anak didiknya dari kegelapan ilmu pengetahuan.  Dia tak gentar walau banyak tantangan dan rintangan yang menghadang.

Seorang guru harus mau peduli dan instrospeksi diri untuk mereformasi dirinya menjadi hebat dan tangguh sehingga mampu memberikan keteladanan. Seperti apa yang telah dicontohkan oleh nabi Muhammad saw. “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al Ahzab).

Guru tangguh akan mampu memahami dan membangun karakter siswa dengan baik. Membangkitkan semangat dan motivasi yang mencerahkan untuk meningkatkan prestasi para anak didiknya. Semua itu dilakukannya dengan penuh kesadaran untuk membuat para anak didiknya menjadi manusia yang berbeda dari sebelumnya. Itulah sebabnya landasan iman, ilmu, dan amal harus menjadi three in one dalam membangun karakter anak didik melalui pendidikan berkarakter. Pendidikan yang tidak hanya melahirkan anak didik yang cerdas otak saja tetapi juga cerdas watak.

Guru tangguh adalah guru yang pasti berkualitas. Guru yang mampu melahirkan para anak didik yang berkualitas pula. Dia mampu mengajak peserta didik untuk saling bekerjasama dan menjadikan para peserta didiknya untuk menjadi pemimpin di masa depan.

Menjadi guru tangguh adalah dambaan dari semua orang yang menjadi guru. Guru tangguh harus ada dalam sekolah kita. Mereka muncul dari kesadaran diri untuk memperbaiki mutu pendidikan yang ada di negeri ini. Falsafah hidup mereka adalah hidup dengan memberi sebanyak-banyaknya. Bukan menerima sebanyak-banyaknya. Tangan di atas akan lebih mulia daripada tangan di bawah. Pantang menyerah dan tidak bermental pengeluh. Dia menerangi anak didiknya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlandaskan kepada keimanan dan ketakwaan. Iptek dan imtak akan seiring sejalan dalam pembelajarannya di sekolah.

Guru tangguh tak akan pernah mengeluh dalam hidupnya. Baginya berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman akan menjadi ladang amal yang tiada terputus. Oleh karenanya, guru tangguh akan selalu tersenyum, dan menantang hari esok dengan penuh optimisme yang tinggi

Akan tetapi, betapa sulitnya untuk bisa menjadi guru tangguh sebab harus mampu menjadikan dirinya sebagai seorang figur yang layak dicontoh oleh semua orang. Mampu memberikan keteladanan kepada sesamanya. Baik di kalangan anak didik maupun teman sejawat serta orang tua anak didiknya. Insya Allah dengan tekad dan keinginan yang kuat serta dilandasi dengan keimanan yang tinggi kepada Allah swt. kita bisa menjadi guru yang tangguh sesuai dambaan kita. Aamiin… 



Pengirim : Hesty Sri Riansyah (guru TK SAF)
Kembali ke Atas

ARTIKEL LAINYA:
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas